Postingan

RAMADHAN

Gambar
3 JAM YANG ISTIMEWA SETIAP HARI DI RAMADHAN Semua waktu yang ada selama bulan Ramadhan adalah istimewa dan bernilai ibadah.  Namun, ada 3 jam yang lebih istimewa lagi bagi  pemburu pahala. TRUE STORY; Jangan abaikan detik detik dari 90 jam selama Ramadhan, atau 3 jam setiap hari selama Ramadhan karena nilainya berbeda dengan di bulan bulan lain, yaitu: أفضل ثلاث ساعات يوميا في رمضان لا تفرط فيها مهما كان الثمن ثلاث ساعات بعدد أيام الشهر يكون المجموع (٩٠) ساعة وهن كالتالي : ١- الساعة الأولى :  عند الإفطار جهز فطورك باكرا وتفرغ فيها للدعاء فإن للصائم عند فطره دعوة لا ترد إدعي لك ولأحبابك ولا تنسى أموات المسلمين فانهم يحتاجون منك الدعاء ٢- أما الساعة الثانيه فهي اخر الليل إجعلها خلوة مع الله سبحانه فأنه ينادي هل من سائل فأعطيه هل من مستغفر فأغفر له فأكثر فيها من الإستغفار ٣- أما الساعه الثالثه فهي جلوسك بعد صلاة الفجر في مصلاك حتى الإشراق هذه تسعون ساعة واحرص على باقي الوقت بالذكر وأجتناب الغيبه فإنها تحصد الأعمال واعزم ألا تفوتك صلاة فريضه واستغل النوافل فإنما ه...

DISANGKA MEMBATALKAN PUASA, PADAHAL TIDAK

Gambar
DISANGKA MEMBATALKAN PUASA, PADAHAL TIDAK 1.Setelah sahur, masuk waktu fajar dalam keadaan junub tidak membatalkan puasa. Catatan : segera mandi junub karena akan shalat shubuh. [H.R. Bukhari no. 1926] 2. Bersiwak & sikat gigi tidak membatalkan puasa. [H.R. Bukhari no. 27] Catatan : hindari menggunakan pasta gigi (odol) [Majmu’ Fatawa wa Rosail Ibnu ‘Utsaimin, 17/261-262] 3. Berkumur-kumur & memasukkan air ke dalam hidung tidak membatalkan puasa. Catatan : jangan berlebih-lebihan (jangan bersungguh-sungguh) [H.R. Abu Daud no. 142, Tirmidzi no. 788, An Nasa’i no. 87, Ibnu Majah no. 407. Dikatakan shahih oleh Syaikh Al Albani] 4. Bercumbu & mencium istri tidak membatalkan puasa. Catatan : bagi orang yang mampu menahan syahwatnya. [H.R. Bukhari no. 1927 & Muslim no. 1106] 5. Mencicipi masakan tidak membatalkan puasa. Catatan : selama tidak masuk sampai ke dalam kerongkongan. [H.R. Ibnu Abi Syaibah dalam Mushonnaf no. 9277. Syaikh Al Albani dalam Irwa’ no. 937 m...

Anak Akan Selalu Mencontoh Perbuatan Orang Tuanya

*Anak Akan Selalu Mencontoh Perbuatan Orang Tuanya* Penulis Muhammad Abduh Tuasikal, MSc -  Sebagaimana yang telah kami jelaskan pada postingan sebelumnya bahwa orang tua yang sholeh akan membuat anaknya menjadi sholeh. Sampe-sampe sebagian ulama salaf mengatakan, WAHAI ANAKKU, SUNGGUH AKU MENAMBAH SHALATKU INI KARENAMU (AGAR KAMU MENJADI SHOLEH). Sekarang kami akan meneruskan pembahasan kemarin yang merupakan faedah dari kitab Fiqh Tarbiyatil Abna, karya Syaikh Musthofa Al Adawi *Coba Kita Renungkan* Wahai para ayah dan ibu. . . Renungkanlah! Apakah sama antara anak yang melihat orang tuanya rutin berdzikir dengan bacaan tahlil, tahmid, tasbih, dan takbir dengan orang tua yang malah tersibukkan dengan urusan dunia sehingga lalai mengingat Allah?! Apakah sama antara anak yang melihat ortunya bersedekah secara sembunyi-sembunyi dengan anak yang sering melihat ayahnya menghaburkan duit untuk membeli minuman keras?! Semoga ini bisa menjadi wejangan bagi kita orang tua yang menginginka...

Allah SWT Lebih Menyukai Shalat Umat Nabi SAW Ketimbang Shalat Malaikat Jibril

Rasulullah SAW bersabda: "Allah SWT menciptakan malaikat Jibril AS dengan rupa yang sebaik-baiknya dan Dia jadikan enam ratus sayap dan tiap-tiap sayap jaraknya antara Timur sampai Barat". Dengan penciptaan yang luar biasa itu, maka Jibril berkata kepada Allah SWT: "Ya Allah, adakah Engkau telah menciptakan makhluk lain yang lebih indah rupanya daripada aku?" Allah SWT menjawab: "Tidak ada..." Maka, bangkitlah Jibril AS, lalu shalat dua rakaat, sebagai bentuk rasa syukurnya kepada Allah SWT. Di mana tiap rakaatnya, saat berdiri dia lakukan selama dua puluh ribu tahun. Ketika selesai shalat Allah SWT berfirman: "Wahai Jibril, kamu telah menyembah-Ku dengan bersungguh-sungguh dan tidak ada satupun yang menyembah Aku seperti ibadahmu itu. Akan tetapi, akan datang pada akhir zaman, seorang Nabi mulia yang Aku kasihi, bernama Muhammad. Dia mempunyai umat yang lemah, lagi berdosa. Mereka melakukan  shalat  dua raka'at, kadang lalai, tidak sempurna dan d...

Amalan Jumat Terakhir Bulan Rajab

Amalan Jumat Terakhir Bulan Rajab Kita sudah hampir berada pada penghujung bulan Rajab 1445 H. Pada Jumat 9 Februari mendatang, adalah hari Jumat terakhir di bulan Rajab. Rajab adalah salah satu bulan dari empat bulan yang dimuliakan dalam Islam. Banyak keistimewaan dan keutamaan di dalamnya, yang dapat kita manfaatkan untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan dan tentunya bernilai pahala. Banyak amalan, doa, dan ritual lainnya diajarkan oleh para ulama di bulan Rajab. Di antaranya adalah amalan di Jumat terakhir bulan Rajab. Para  habaib dan kiai banyak yang mengijazahkan amalan ini. Berikut ini amalannya:  أَحْمَدُ رَسُوْلُ اللهِ مُحَمَّدٌ رَسُوْلُ اللهِ  Ahmad Rasûlullâh Muhammad Rasûlullâh   Artinya: Ahmad utusan Allah, Muhammad utusan Allah Amalan ini dibaca saat khatib menyampaikan khutbah kedua sebanyak 35 kali. Di antara keutamaannya adalah agar di sepanjang tahun uang di tangan kita tidak habis untuk memenuhi segala kebutuhan. Amalan ini telah dicoba oleh ba...

EMPAT HAL SEBELUM TIDURRasulullah berpesan kepada siti Aisyah ra.“ Ya,Aisyah! Jangan engkau tidur sebelum

EMPAT HAL SEBELUM TIDUR Rasulullah berpesan kepada siti Aisyah ra.“ Ya, Aisyah! Jangan engkau tidur sebelum melakukan empat perkara yaitu : 1. Sebelum khatam al-Quran 2. Sebelum menjadikan para nabi bersyafaat untukmu di hari kiamat 3. Sebelum para muslimin meridhai engkau 4. Sebelum engkau melaksanakan haji dan umrah “Bertanya siti Aisyah :“Ya Rasulullah ! bagaimana aku dapat melaksanakan empat perkara seketika? “Rasul tersenyum dan bersabda : 1. “Jika engkau akan tidur , membacalah surat al –Ikhlas tiga kaliSeakan-akan engkau telah meng-khatamkan Al-Quran” Bismillaahirroh maan irrohiim,‘Qulhuallaahu ahad’ Allaahushshamad’ lam yalid walam yuulad’ walam yakul lahuu kufuwan ahad’ ( 3x ) “2. "Membacalah shalawat untukku dan untuk para nabi sebelum aku" maka kami semua akan memberimu syafaat di hari kiamat ““ Bismillaahirrahmaan irrahiim, Allaahumma shallii ‘alaa Muhammad wa’alaa aalii Muhammad ( 3x ) “ 3. “Beristighfarlah” untuk para mukminin maka mereka akan meridhai engkau“ A...

tabarruk dgn manaqib syaikh imam an-nawawi al-bantani

Gambar
Tabarruk dgn BIOGRAFI Syekh Muhammad Nawawi al-Jawi al-Bantani  OLEH: GUS MUHAMMAD IRFAN ZIDNY, LC adalah seorang ulama Indonesia bertaraf Internasional yang menjadi Imam Masjidil Haram. Ia bergelar al-Bantani karena berasal dari Banten, Indonesia. Ia adalah seorang ulama dan intelektual yang sangat produktif menulis kitab, jumlah karyanya tidak kurang dari 115 kitab yang meliputi bidang ilmu fiqih, tauhid, tasawuf, tafsir, dan hadis. Karena kemasyhurannya, Syekh Nawawi al-Bantani kemudian dijuluki Sayyid Ulama al-Hijaz (Pemimpin Ulama Hijaz), al-Imam al-Muhaqqiq wa al-Fahhamah al-Mudaqqiq (Imam yang Mumpuni ilmunya), A'yan Ulama al-Qarn al-Ram Asyar li al-Hijrah (Tokoh Ulama Abad 14 Hijriyah), hingga Imam Ulama al-Haramain, (Imam 'Ulama Dua Kota Suci). Syekh Nawawi lahir di Kampung Tanara Desa Tanara, sebuah desa kecil di kecamatan Tirtayasa (dulu, sekarang Kecamatan Tanara), Kabupaten Serang, Banten pada tahun 1230 Hijriyah atau 1815 Masehi, dengan nama Muhammad N...