Nilai diri dalam kehidupan hina atau mulia
MOTIVASI TENTANG DIRI KITA بِسْـــــــــــــــــــــمِ اللَّهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيم السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ Ada seseorang menemukan uang 50.000 diselokan, bentuknya kumal dan bau kencing. Lalu dibersihkan dan dia berpikir sekumal apapun uang ini tetap nilainya 50.000. Lalu jika kebetulan uang tersebut ada di tong sampah apakah nilainya masih sama 50.000 ? Jika uang tersebut temukan di jalan, diinjak injak orang, apakah nilainya masih sama 50.000 ? Ternyata dimanapun uang tersebut berada, nilainya tetap sama. Org tersebut berpikir lagi mungkin beda cerita jika menemukan uang ini dalam keadaan terkoyak, pasti tidak akan bernilai lagi. Tapi...... !!! Terkoyak kan bisa ditempel pakai plester ? Lalu dia teringat ada seseorang dulu menempel uang yang sobek pakai nasi. Jika ada uang yang sobek orang dulu berlari kedapur membuka periuk dan mengambil sebutir nasi untuk menempel uang tersebut dengan secobek...