Postingan

Level Kognisi Kisi-kisi UNBK Mapel Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris dan Matematika Kelas XII SMA/MA 2018

1. Bahasa Indonesia LINGKUP MATERI 1. Membaca Nonsastra Pengetahuan dan Pemahaman Peserta didik dapat - memaknai istilah/kata - mengidentifikasi informasi tersurat Aplikasi Peserta didik dapat - menemukan ide pokok - menemukan inti kalimat - menentukan makna rujukan - menyimpulkan isi tersirat dalam teks - menentukan kalimat utama - menentukan kalimat penjelas Penalaran Peserta didik dapat - membandingkan isi, pola penyajian, dan atau bahasa teks - menyimpulkan perbedaan atau persamaan isi teks - membandingkan penggunaan bahasa dan pola penyajian beberapa jenis teks (berita, eksposisi, prosedur, editorial, ulasan/resensi) - mengomentari isi teks - menunjukkan bukti suatu simpulan 2. Membaca Sastra Pengetahuan dan Pemahaman Peserta didik dapat - mengidentifikasi dan memaknai kata simbolik/majas/kias dalam karya sastra - memaknai isi tersurat dalam karya sastra Aplikasi Peserta didik dapat - menyimpulkan isi tersirat dalam cerpen/novel (konflik...

Level Kognisi Kisi-Kisi UNBK Tafsir, Hadis dan Fikih Kelas XII MA Keagamaan 2018

1. Tafsir – Keagamaan MA      1. Makna dan Teknik Tafsir Pengetahuan dan Pemahaman Peserta didik dapat memahami dan menguasai tentang: - Pengertian tafsir, pengertian dan ciri tafsir bil ma’tsur dan tafsir bir ra’yi. - Metode penafsiran Al-Qur’an: tahlili, maudhu’i, ijmali. - Kaidah-kaidah dalam menafsirkan Al-Qur’an. Aplikasi Peserta didik dapat mengaplikasikan pengetahuan dan pemahaman tentang: - Contoh tafsir. - Contoh tafsir bil ma’tsur dan tafsir bir ra’yi. - Kaidah-kaidah tafsir Al-Qur’an; jama’, mufrad, mudzakkar, muannats, nakirah, ma’rifat, dhamir, sual wal jawab. - Metode penafsiran Al-Qur’an; tahlili, ijmali, maudhu’i. Penalaran Peserta didik dapat menggunakan nalar tentang: - Tafsir bil ma’tsur dan tafsir bir ra’yi. - Kaidah-kaidah tafsir Al-Qur’an; jama’, mufrad, mudzakkar, muannats, nakirah, ma’rifat, dhamir, sual wal jawab. - Metode penafsiran Al-Qur’an; tahlili, ijmali, maudhu’i. 2. Sejarah Tafsir Pengetahuan dan Pema...

TRADISI BACA TULIS INDONESIA MINIM, MIRIS!

Gambar
Tragedi Nol Buku, Pelajar Indonesia Dianggap Rabun Baca-tulis Ahad, 6 Juli 2014 - 12:39 WIB Yang memprihatinkan lagi, Satria mengungkap, animo menonton televisi anak-anak Indonesia sangat tinggi. Yaitu 300 menit per hari atau 5 kali lipat dari anak-anak Kanada.

anjuran cak nun pilpress 2014

ANJURAN  CAK NUN DALAM PILPRES 2014 Man-yahdillahu fala mudhilla lah, wa man yudhlil fala hadiya lah KENDURICINTA.COM | OLEH REDAKSI Bismillahirrohmanirrohim Assalamu’alaikum wr wb 1. Setiap pengambilan keputusan, termasuk hal Pemilu, ahsan wa afdhal jika dilakukan sendiri secara mandiri, sebagai al’abd al-baligh (hamba Allah yg dewasa) dan al-khalifah al’aqil (khalifah Allah pengguna akal). 2. Akan memilih atau tidak, dianjurkan malam sebelum hari-H melakukan tafakur, shalat istikharoh dan shalat tahajjud, memohon petunjuk Allah dan mewiridkan berulang-ulang “Ya Hadi Ya Mubin” semampunya. 3. Khusus untuk Jamaah Maiyah, ahsan wa afdhal jika malam itu sebelum tidur melaksanakan Doa Tahlukah. 4. Jika pagi hari-H mengambil keputusan untuk tidak memilih (karena keyakinan atau pandangan yang dipercaya sudah matang) dianjurkan untuk shalat Dluha 7X (14 roka’at), membaca “Qul in dholaltu fainnama adhillu ‘ala nafsi, wa inihtadaitu fabima yuhi...

PENDEKATAN PENDEKATAN ILMIAH DALAM PEMBELAJARAN KURIKULIM 2013

Gambar
A.         Esensi Pendekatan Ilmiah Pembelajaran merupakan proses ilmiah. Karena itu Kurikulum 2013 mengamanatkan esensi pendekatan ilmiah dalam pembelajaran. Pendekatan ilmiah diyakini sebagai titian emas perkembangan dan pengembangan sikap, keterampilan, dan pengetahuan peserta didik. Dalam pendekatan atau proses kerja yang memenuhi kriteria ilmiah, para ilmuwan lebih mengedepankan pelararan induktif ( inductive reasoning) ketimbang penalaran deduktif ( deductive reasoning ). Penalaran deduktif melihat fenomena umum untuk kemudian menarik simpulan yang spesifik. Sebaliknya, penalaran induktif memandang fenomena atau situasi spesifik untuk kemudian menarik simpulan secara keseluruhan. Sejatinya, penalaran induktif menempatkan bukti-bukti spesifik ke dalam relasi idea yang lebih luas. Metode ilmiah umumnya menempatkan fenomena unik dengan kajian spesifik dan detail untuk kemudian merumuskan simpulan umum.

10 teman iblis

10 Teman Iblis Dalam riwayat Imam Bukhari, diceritakan, suatu saat ketika sedang duduk, Rasulullah saw didatangi seseorang. Rasul bertanya kepadanya: “Siapa Anda?” Ia pun menjawab: “Saya Iblis.”  Rasul bertanya lagi, apa maksud kedatangannya. Iblis menceritakan kedatangannya atas izin Allah untuk menjawab semua pertanyaan dari Rasulullah saw. Kesempatan itu pun digunakan Rasulullah saw untuk menanyakan beberapa hal. Salah satunya mengenai teman-teman Iblis dari umat Muhammad saw yang akan menemaninya di neraka nanti? Iblis menjawab, temannya di neraka nanti ada 10 kelompok. Yang pertama, kata Iblis, haakimun zaa`ir (hakim yang curang). Maksudnya adalah seorang hakim yang berlaku tidak adil dalam menetapkan hukum. Ia menetapkan tidak semestinya.  Tak hanya hakim, dalam hal ini bisa juga para penegak hukum secara umum, seperti polisi, jaksa, pengacara, dan juga setiap individu, karena mereka menjadi hakim dalam keluarganya. Yang kedua, kata Iblis,  ghaniyyun mutakab...